Ponpes Almukmin Ngruki Sukoharjo mengakui bahwa Nur Said yang diduga sebagai pelaku bom bunih diri di JW Marriot adalah alumnus pesantren tersebut. Nu Said diakui belajar di Ngruki seangkatan dengan Asmar Latin Sani dan Abdul Hadi tahun 1994. Peryataan ini disampaikan Direktur Al-Mukmin Ngruki, Ustadz Wahyuddin, Selasa (21/7/2009). Wahyuddin mengaku pihaknya sempat membantah Nur Said [...]
Juli 21, 2009 | Dimuat dalam
HUKUM KRIMINALITAS |
Lanjut Baca »
SEMARANG – Kapolda Jateng Irjen Pol Alex Bambang Riatmodjo menyatakan kesiapannya menghadapi gugatan praperadilan oleh kuasa hukum Pujiono Cahyo Widanto alias Syekh Puji. “Hak setiap warga negara yang dirinya merasa dirugikan mengajukan gugatan hukum prapreradilan. Jadi sah-sah saja tak ada masalah,” kata Kapolda melalui Kepala Bidang Humas Polda Jateng, Kombes Pol Suwarno di Semarang, Senin [...]
Juli 20, 2009 | Dimuat dalam
HUKUM KRIMINALITAS |
Lanjut Baca »
JAKARTA – Peristiwa pengeboman di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton disinyalir berhubungan dengan Pemilu Presiden 8 Juli lalu. Namun hal ini ditampik oleh capres Golkar Jusuf Kalla (JK). “Saya dan Ibu Mega tidaklah, nggak mungkinlah. Kalau orang politik itu tidak mungkin, bom itu kan perencanaannya lama, ini kan pilpres baru usai seminggu tidak mungkin [...]
Juli 17, 2009 | Dimuat dalam
HUKUM KRIMINALITAS |
Lanjut Baca »
KUALA LUMPUR – Serangan bom di Hotel JW Marriott dan Ritz Carlton berimbas ke negeri tetangga Indonesia. Kepolisian Malaysia langsung meningkatkan pengamanan di hotel-hotel besar di negeri itu. Pengamanan yang diperketat juga dilakukan di pusat-pusat perbelanjaan di Malaysia. Demikian disampaikan kepala kepolisian Malaysia, Musa Hassan, seperti dilansir kantor berita Reuters , Jumat (17/7/2009). “Saya meminta [...]
Juli 17, 2009 | Dimuat dalam
HUKUM KRIMINALITAS |
Lanjut Baca »
MAGELANG — Terjadinya ledakan bom di Hotel JW Marriott, Jakarta, Jumat (17/7), secara tidak langsung berpengaruh pada penanganan keamanan di kegiatan Borobudur International Festival 2009 yang berlangsung di pelataran Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah. Sejak pagi, mobil-mobil pengunjung kegiatan BIF 2009 mendapat pemeriksaan ketat oleh petugas keamanan di semua pintu masuk kompleks Candi Borobudur. Tiap [...]
Juli 17, 2009 | Dimuat dalam
HUKUM KRIMINALITAS |
Lanjut Baca »
JAKARTA- Ini masih cerita sedih soal ledakan high expolsive yang mengguncang hotel mewah JW Marriott, Kawasan Mega Kuningan, Jakarta, Jumat (18/7) sekitar pukul 08.00. Ketika bom meledak, timbul kepanikan besar. Jeritan pilu membahana sesaat setelah ledakan berkekuatan tinggi tersebut merusakkan sebagian lantai dua hotel mewah tersebut. Di antara jeritan tersebut, Atha, saksi mata ledakan yang [...]
Juli 17, 2009 | Dimuat dalam
HUKUM KRIMINALITAS |
Lanjut Baca »
JAKARTA – Presiden Susilo Bambang Yudhoyono mengumpulkan Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Widodo AS, Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri, dan Kepala Badan Intelijen Negara Syamsir Siregar di Kantor Presiden, Jakarta, Jumat (17/7). Para pejabat dikumpulkan pascaledakan di kawasan Mega Kuningan, Jakarta. Para pejabat mulai berdatangan hadir ke Kantor Presiden pukul 10.30. Rapat [...]
Juli 17, 2009 | Dimuat dalam
HUKUM KRIMINALITAS |
Lanjut Baca »
JAKARTA — Petugas medis dari Palang Merah Indonesia, Bari, memberikan kesaksian atas kondisi enam jenazah korban ledakan di Hotel JW Marriott, Jumat (17/7). Menurut kesaksian Bari, kondisi tubuh enam korban yang dievakuasi, ada yang masih utuh, dan ada pula yang hancur. Empat jenazah, menurut Bari, masih dalam keadaan utuh, sementara dua jenazah lainnya dalam keadaan [...]
Juli 17, 2009 | Dimuat dalam
HUKUM KRIMINALITAS |
Lanjut Baca »
JAKARTA — Peristiwa mengejutkan yang terjadi menyusul dua ledakan yang pagi ini terjadi di kawasan Mega Kuningan, Jakarta, ternyata masih terus berlanjut. Siang ini di tengah upaya penyisiran yang dilakukan pihak kepolisian, ditemukan lagi benda yang diduga kuat sebagai bahan peledak di dalam Hotel JW Marriott. AKBP Ahmad Rifai, Kasat Resmob Polda Metro Jaya, yang [...]
Juli 17, 2009 | Dimuat dalam
HUKUM KRIMINALITAS |
Lanjut Baca »
PEKANBARU – Patut disayangkan kasus dugaan malapraktik terhadap Komaruddin yang kepala burungnya putus akibat keteledoran dokter, padahal pihak keluarga menyebut bahwa dokter penyunat anaknya adalah dokter ahli dan terkenal. Hal itu dikatakan ayah Komarudin bernama Andul Wahab, Kamis (16/7/2009). Menurutnya, di Kecamatan Belisan, Kabupaten Inhu Hulu, Riau, Dokter Sukri merupakan dokter terkenal yang kerap kali [...]
Juli 17, 2009 | Dimuat dalam
HUKUM KRIMINALITAS |
Lanjut Baca »