Geger Pecinan di Kartosura tidak dapat dilepaskan oleh peristiwa pembantaian orang-orang Tionghoa oleh VOC di Batavia (Jakarta). Pembantaian itu disebabkan oleh akumulasi konflik antara orang-orang Eropa terhadap komunitas Tionghoa di Batavia. Konflik antara orang-orang Eropa dan orang-orang Tionghoa di Batavia adalah konflik khas perkotaan di mana para etnis yang hidup berdampingan saling bersaing dalam mencari [...]
Solo adalah sebuah kota yang unik. Secara geografis, nama Solo menunjuk pada nama sebuah kota madya di Jawa Tengah seluas 44 km2. Namun Solo juga diklaim sebagai sebuah teritori budaya oleh masyarakat kabupaten di sekelilingnya seperti Karanganyar, Boyolali, Sukoharjo, Klaten, Wonogiri, dan Sragen. Budaya Solo, yang disebut surakartan, bahkan melingkupi wilayah bekas kerajaan Mataram Islam. [...]
Solo Batik Carnival (SBC) –digelar pertama kali tahun 2008– agaknya hanya bagian dari cara Solo menuju kota the spirit of java. Agenda besarnya adalah menjadikan Solo bagian dari Kota Kuno Dunia, atau World Heritage Cities (WHC). Sebab, Solo telanjur dikenal sebagai kota yang kental dengan budaya jawa. Sebagai bagian dari Kota Kuna Dunia, maka Solo [...]
Inilah kerbau bukan sembarang kerbau. Kebo Bule Kyai Slamet Keraton Surakarta dan kerabat. Foto-foto Ganug Nugroho Adi. Tulisan tentang ini, bisa dibaca di sini.
DI Keraton Kasunanan Surakarta, ada sekawanan kerbau (kebo) yang dipercaya keramat, yaitu Kebo Bule Kyai Slamet. Bukan sembarang kerbau, karena hewan ini termasuk pusaka penting milik keraton. Dalam buku Babad Solo karya Raden Mas (RM) Said, leluhur kebo bule adalah hewan klangenan atau kesayangan Paku Buwono II, sejak istananya masih di Kartasura, sekitar 10 kilometer [...]