Bantuan dari Berbagai Negara Muncul Untuk Membantu Proses Pencarian KRI Nanggala 402

  • Whatsapp
Bantuan dari Berbagai Negara Muncul Untuk Membantu Proses Pencarian KRI Nanggala 402
Bantuan dari Berbagai Negara Muncul Untuk Membantu Proses Pencarian KRI Nanggala 402

Kabar hilangnya kapal selam milik TNI AL, KRI Nanggala 402 memang menjadi kesedihan tersendiri. Banyak pihak yang sangat khawatir mengenai bagaimana kondisi kapal serta awak kapal sekarang. Dimanakah letak mereka? Apakah semua personel berhasil selamat atau tidak? Berbagai pertanyaaan pun muncul karena rasa penasaran serta kekhawatiran yang begitu besar. 

Beberapa negara pun dengan sigap memberikan bantuannya kepada Indonesia untuk ikut mencari kapal selam yang hilang kontak tersebut. Tercatat saat ini sudah ada tiga negara yang mengirimkan kapal bantuan untuk Indonesia, yakni dari negara Singapura, Malaysia, dan India. Selain tiga negara itu, kabarnya Amerika Serikat juga akan mengirimkan bantuannya untuk mencari KRI Nanggala 402. 

Bacaan Lainnya

Baca Juga : Awkarin, Baru Umur 23 Tahun Udah Bisa Beli Hotel!

Juru Bicara Kementerian Pertahanan AS, John Kirby sendiri mengatakan bahwa pihak Amerika Serikat akan mengerahkan peralatan udara guna membantu proses pencarian dan penyelamatan KRI Nanggala 402. Untuk rincian alat apa saja yang akan digunakan belum dijelaskan oleh Kirby.

Dalam pernyataannya, Kirby mengaku sangat sedih mendengar insiden ini. Ia membayangkan para pelaut yang hilang serta keluarga yang ditinggalkan. 

Pada hari Jumat, Menteri Pertahanan AS, Lloyd Austin akan menghubungi Menteri Pertahanan Indonesia, Prabowo Subianto untuk membahas bagaimana Amerika Serikat dapat membantu proses pencarian ini serta mengucapkan turut bersimpati atas kejadian hilangnya KRI Nanggala 402. 

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, KRI Nanggala 402 hilang kontak. Kapal ini membawa 53 penumpang yang akan melakukan latihan menembak. Kapal ini memiliki berat 1.395 ton dan merupakan kapal selam buatan Jerman pada tahun 1977. Kapal ini sempat diremajakan di Korea Selatan dan selesai pada tahun 2012. 

Selain Singapura, Malaysia, India, dan Amerika Serikat yang memberikan bantuan pencarian, ada juga Australia serta Korea Selatan yang telah menyiapkan kapal serta personel untuk dapat segera membantu pencarian KRI Nanggala 402 ini.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar