Netizen Salut Dengan Permintaan Maaf Admin TVRI Terkait Kesalahan Penulisan Pada Judul Beritanya

  • Whatsapp
Netizen Salut Dengan Permintaan Maaf Admin TVRI Terkait Kesalahan Penulisan Pada Judul Beritanya
Netizen Salut Dengan Permintaan Maaf Admin TVRI Terkait Kesalahan Penulisan Pada Judul Beritanya

Yang namanya manusia, pasti tidak ada yang luput dari sebuah kesalahan. Ya, karena memang manusia bukanlah makhluk yang sempurna. 

Pengantar tersebut nampaknya cocok untuk menggambarkan sebuah kesalahan yang baru saja dibuat oleh pihak TVRI. Sebab, dalam sebuah judul berita yang ditulis ternyata terdapat kesalahan penulisan. Judul berita tersebut tertulis “Terduga Teroris di Tembak Mati, Satu Masih Dalam Pencarian”. 

Judul tersebut kemudian dikoreksi oleh admin dari RBTH Indonesia. Begini bunyinya “Sedikit koreksi, “ditembak”, bukan “di tembak”. Seharusnya disambung, tidak dipisah. “Di-“ di situ sebagai prefiks, bukan preposisi (kata depan).”

Atas koreksi tersebut, admin dari TVRI pun segera membalas dengan permohonan maaf kepada seluruh pemirsa TVRI serta tidak lupa untuk mengucapkan terima kasih kepada @RTBHIndonesia sebab telah mengingatkan kekeliruan pada judul tersebut.

“Permohonan maaf mimin untuk semua #PemirsaTVRI

Terima kasih ya @RTBHIndonesia udah ngingetin mimin. Mimin jadi harus banyak belajar lagi. 

-Mimin Tersayang”

Permohonan maaf serta ucapan terima kasih yang diberikan dari pihak TVRI.
(sumber: twitter @TVRINasional)

Netizen twitter pun banyak yang menanggapi kejadian ini. Sebagian besar dari mereka salut dengan apa yang dilakukan pihak TVRI, yakni mau mengakui kesalahan dan segera meminta maaf kepada seluruh pemirsa. 

“Saya salut dengan @TVRINasional yang dengan sangat terbuka, berkenan minta maaf atas kelalaian. Percayalah, permintaan maaf tidak akan membuat TVRI ditinggalkan pemirsa. Prof @henrysubiakto bisa meniru cara TVRI,” salah satu komentar dari akun twitter @TofaTofa_id.

“Keren banget loh TVRI,” oleh akun @mouldie_sep.

Selain memuji TVRI, ada juga yang mengkaitkan perilaku TVRI yang mau langsung meminta maaf ini dengan perilaku pemuda zaman sekarang. Begini bunyi tweetnya.

“TVRI yang typo sedikit saja langsung minta maaf. Nah kalau para milenial? Malah bahasanya banyak typonya kamu malah santai-santai aja. Mana ada P artinya kalimat pembuka dalam memulai chat? Belajar bahasa dulu yg baik dan benar, baru pegang HP dan main sosmed,” hal ini disampaikan oleh pengguna akun twitter @andriandinoraa.

Ada juga netizen yang salah fokus dengan pantun yang dibuat di surat permohonan maaf admin TVRI.

“Min TVRI btw itu pantun nya salah.

Harusnya gini:

Pisang krispi enak rasanya

Dalamnya lembut luarnya gurih

Atas perhatiannya

Disampaikan terima kasih.”

Tweet diatas disampaikan oleh pengguna twitter dengan akun @kevinadrian_id.

Walaupun manusia memang tidak luput dari kesalahan, bukan berarti mereka bisa berbuat seenaknya. TVRI mampu memberikan contoh yang baik kepada masyarakat, dimana meskipun telah kesalahan, TVRI mau meminta maaf kepada seluruh pemirsa atas kekeliruan yang dibuat. Selain itu, TVRI juga mau mengucapkan terima kasih atas pihak yang telah mengoreksi kekeliruan tersebut, yakni dari @RTBHIndonesia. 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar