Setelah Hilang Kontak, KRI Nanggala Akhirnya Dinyatakan Tenggelam

  • Whatsapp
Setelah Hilang Kontak, KRI Nanggala Akhirnya Dinyatakan Tenggelam
Setelah Hilang Kontak, KRI Nanggala Akhirnya Dinyatakan Tenggelam

Pada hari yang mana bertepatan dengan hari lahirnya R.A Kartini, masyarakat Indonesia dikejutkan dengan berita hilangnya kontak dari kapal selam milik TNI Angkatan Laut, yakni KRI Nanggala 402. Setelah melakukan pencarian selama 72 jam, akhirnya kapal ini dinyatakan subsunk alias tenggelam. Berita menyedihkan tersebut disampaikan langsung oleh Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto melalui konferensi pers di Base Ops Lanud I Gusti Ngurah Rai.

“Unsur-unsur TNI AL menemukan tumpahan minyak dan serpihan yang jadi bukti otentik menuju fase tenggelamnya KRI Nanggala. Nanti dijelaskan KASAL terkait isyarat yang ketiga, yaitu subsunk,” keterangan dari Panglima TNI tersebut.

Bacaan Lainnya

Dimana kemudian keterangan tersebut diperjelas oleh KASAL TNI AL, Yudo Margono, dimana beliau menyebutkan bukti-bukti otentik yang dimaksud adalah benda hitam yang merupakan pecahan peluru tabung torpedo, pembungkus pipa pendingin yang pernah diperbaiki di Korea pada tahun 2012, botol berwarna oranye berisi pelumas, alas yang biasa dipakai ABK untuk melaksanakan ibadah, serta spons. 

Simak Juga : Akhirnya KRI Nanggala 402 Berhasil Ditemukan

Barang-barang diatas bisa dipastikan milik KRI Nanggala, sebab tidak ada kapal lain yang melintas pada wilayah tersebut bahkan hingga radius 10 mil. Kemudian dari ahli mantan-mantan ABK Nanggala meyakini bahwa barang-barang tersebut milik Nanggala.

Yudo menambahkan kemungkinan posisi kapal berada di kedalama 850 meter di bawah permukaan laut. Dengan begitu, kapal selam juga disimbulkan mengalami keretakan. Sebab, barang-barang yang ditemukan sebenarnya berada di dalam kapal. Karena penahan atau pelurus torpedo sampai keluar, Yudo mengatakan ada keretakan besar pada kapal tersebut. 

Namun, manusia nampaknya masih bisa berharap akan adanya sebuah keajaiban. Sebab, Yudo mengatakan bahwa meskipun kapal dinyatakan retak dan ketersediaan oksigen dalam kondisi normal hanya mampu bertahan hingga 3 hari, namun ada harapan awak kapal masih selamat.

Baca Juga : Bantuan dari Berbagai Negara Muncul Untuk Membantu Proses Pencarian KRI Nanggala 402

Pertama, dari retakan yang dialami kapal. Retakan yang terjadi tidak serta merta membuat kapal kemasukkan air seluruhnya. Sebab, dalam kapal selam sendiri terdapat bilah-bilah, dimana jika salah satu bilah terisi air, bisa saja bilah yang lain tidak terisi air. Kedua, ketersediaan oksigen bisa habis jika di dalam kapal tidak ada listrik, alias mengalami black out. Jika masih ada listrik, maka oksigen tersebut masih bisa bertahan hingga lima hari. 

Berita ini tentunya meninggalkan kepedihan yang mendalam bagi seluruh masyarakat Indonesia. Banyak sekali warga yang menyampaikan kesedihan mereka melalui akun twitter. Berita tenggelamnya kapal selam ini pun langsung memenuhi trending di twitter. 

(sumber: twitter @NRmannnnn)

“Setelah Sriwijaya yang terbang terlalu tinggi, sekarang engkau yang menyelam terlalu dalam. Innalillahi wa innailaihi rojiun…

Now, they are ON ETERNAL PATROL with freedom. Rest In Peace, Sailors!

Selamat berlayar menuju keabadian” salah satu tweet ungkapan kesedihan yang dialami oleh pemiliki akun @pockicacaca.

“KRI Nanggala 402!

subsunk: dinyatakan tenggelam

on eternal patrol: berpatroli untuk selamanya

Kalau bumi tidak lagi jadi pelabuhan mu, semoga surga menjadi dermaga terakhrimu.

REST IN PEACE, 53 putra bangsa!!” doa yang dipanjatkan oleh pemilik akun twitter @syarlnk.

Sampai sekarang, masyarakat masih terus berdoa agar keajaiban bisa menyertai kapal ini, dimana seluruh ABK selamat, sehingga mereka dapat berkumpul kembali bersama keluarga tercinta.

Namun jika memang takdir berkata lain, maka semoga seluruh awak kapal bisa mendapatkan tempat yang terbaik di surga-Nya.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *